Jumat, 14 Maret 2014

“Dakwah Rasulullah Periode Madinah”


Tugas Pendidikan Agama Islam
tentang
“Dakwah Rasulullah Periode Madinah”











Oleh :
Alief Ari S (03)
Citra Rachmawati (07)
Frida Ramadhania (17)
Lailita Lifatus S (23)
Larissa Zerlinda (24)
Narindro Yudistyo (29)



BAB I
Dakwah Rasulullah Periode Madinah
Setidaknya ada dua macam arti hijrah yang harus diketahui oleh umat Islam. Pertama, hijrah berarti meninggalkan semua perbuatan yang dilarang dan dimurkai Allah SWT untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, yang disuruh Allah SWT dan diridai-Nya.
           Arti kedua, hijrah ialah berpindah dari suatu negeri kafir, karena di negeri itu umat Islam selalu mendapat tekanan, ancaman, dan kekerasan, sehingga tidak memiliki kebebasan dalam berdakwah dan beribadah. Kemudian umat Islam di negeri kafir itu, berpindah ke negeri Islam agar memperoleh keamanan dan kebebasan dalam berdakwah dan beribadah.
            Arti kedua dari hijrah ini pernah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW dan umat Islam, yakni berhijrah dari Mekah ke Yastrib pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun pertama hijrah, bertepatan dengan tanggal 28 Juni 622 M.
         Tujuan hijrahnya Rasulullah SAW dan umat Islam dari Mekah (negeri kafir) ke Yastrib (negeri Islam) adalah:
Menyelamatkan diri dan umat Islam dari tekanan, ancaman dan kekerasan kaum kafri Quraisy. Bahkan pada waktu Rasulullah SAW meninggalkan rumahnya di Mekah untuk berhijrah ke Yastrib (Madinah), rumah beliau sudah dikepung oleh kaum Quraisy dengan maksud untuk membunuhnya.
Agar memperoleh keamanan dan kebebasan dalam berdakwah serta beribadah, sehingga dapat meningkatkan usaha-usahanya dalam berjihad di jalan Allah SWT, untuk menegakkan dan meninggikan agama-Nya (Islam)

(Al Qur’an, An Nahl (16) ayat 41)
وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللَّهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلَأَجْرُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
 (Al Qur’an, An Nahl (16) ayat 42)          
الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

    Artinya: “Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. dan Sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka bertawakkal.” (Q.S. An-Nahl, 16: 41-42)

Periode Madinah merupakan kelanjutan dari periode Mekah. Kaum Muhajirin adalah kaum yang mengikuti Rasulullah saw ketika hijrah ke Madinah. Pada tahun 622 M Nabi Muhammad saw beserta orang-orang yang mengikuti hijrah ke Yastrib.
Setelah kedatangan Rasulullah, kota Yastrib namanya menjadi Madinatun Nabi (Kota Nabi) atau Madinatun Munawwarah (Kota yang penuh cahaya terang).

µ  Faktor penyebab masyarakat Madinah mudah menerima agama Islam:
1.    Kesederhanaan pribadi Nabi  Muhammad saw.
2.    Sikap sopan santun dalam masyrakat Madinah
3.    Rela berkorban untuk orang lain.
4.    Islam mengajarkan perdamaian antar bangsa dan melarang persaingan tidak sehat (Curang).
5.    Didalam Islam , Kedudukan setiap umat Islam sama di hadapan Allah swt.
6.    Nabi Muhammad adalah seseorang yang pemaaf, randah hati, dan tidak pendendam.

Tetapi yang mendasari dari faktor tersebut ialah Islam menjanjikan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.
Kaum Ansar adalah kaum Madinah yang menolong Nabi Muhammad serta muhajirin ketika hijrah ke Madinah. Keadaan sosial suku yang ada di kota Madinah membuat keuntungan bagi agama Islam yakni bahwa mereka memiliki kesadaran sendiri untuk masuk Islam yang yang lebih baik memeluk islam yang akan memberi kedamaian dan kebahagiaan daripada bersaing dengan suku lain.

A.     Ciri-ciri dakwah rasulullah :
1.    Menjaga kesinambungan Tarbiah (proses pengembangan dan bimbingan) dan Tazkiyah bagi sahabat yang telah memeluk agama islam. Programnya yakni membacakan, mengajarkan  ayat-ayat Al-Qur’an dan sunah;  membangun masjid; dan mempersaudarakan Kaum Muhajirin dengan Ansar.
2.    Medirikan daulat Islamiah (Daulat => sarana dakwah paling besar dan lembaga penting dan resmi menyuarakan nilai-nilai dakwah)
Syarat pembentukan Daulat :  basis kaum muslimin yang solid, negeri yang layak memenuhi syarat, adanya perangkat sistem jelas.
3.    Serius menerapkan hukum syariat untuk seluruh lapisan masyarakat seperti melaksanakan syiar-syiar Islam, menerapkan hudud, dan memutuskan perkara diantara orang yang berselisih.
4.    Hidup berdampingan dengan musuh Islam yang menyatakan ingin hidup damai dan bermuamalah dengan mereka dengan aturan yang jelas.
5.    Hadapi secarategas pihak yang pilihannya perang serta siapkan kekuatan kesinambungan untuk menghadapi beberapa kemungkinan.
6.    Realisasi universalitas dakwah Islam dengan merambah ke kawasan dunia.
7.    Melalui surat,duta, rombongan, menerima utusan yang datang, dan seterusnya.

B.      Strategi Dakwah Rasulullah di Madinah
1.      Membangun Masjid
        Setibanya di Madinah langkah pertama Rasulullah ialah membangun masjid. Masjid merupakan pusat pendidikan umat Islam dan simbol hubungan masyarakat Islam dengan tuhannya. Masjid pertama dibangun dikota Quba pada sebuah tanah milik dua anak yatim yaitu Sahal dan Suhail. Tanah itu telah dibeli oleh Rasulullah dan menjadikannya sebuah masjid beserta tempat tinggalnya dan dikenal sebagai Masjid Nabawi.
Fungsi Masjid tersebut yakni sebagai pusat politik dan pemerintahan, pusat kegiatan pendidikan, mengajar keagamaan, mengadili berbagai perkara dan pertemuan-pertemuan.

        Orang yang pertama kali mengumandangkan azan adalah Bilal Ibnu Rabbah, beliau dipercaya karena memiliki suara yang baik dan indah. Berdirinya masjid itu merupakan tonggak berdirinya masyarakat Islam dan titik awal perkembangan Islam. Hal yang menyebabkan Madinah menjadi kota terbesar di Jazirah Arab yakni ramainya pembangunan menyebabkan masyarakat didaerah lain datang untuk berdagang, atau tujuan-tujuan lain.

2.      Menciptakan Persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Kaum Ansar
        Kaum Muhajirin adalah para sahabat Rasulullah penduduk Mekah yang berhijrah ke Madinah. Kaum Ansar adalah para sahabat penduduk asli Madinah. Rasulullah bermusyawarah dengan Abu Bakar dan Umar bin Khatab yakni memutuskan agar setiap orang muhajirin mencari dan mengangkat seorang dari kalangan Ansar dan begitu sebaliknya.

Berikut yang dipersaudarakan Rasulullah :
1)      Hamzah bin Abdul Mutalib dengan Zaid bin Haritsah.
2)      Abdurrahman bin Auf dengan Sa’ad bin Rabi.
3)      Umar bin Khatab dengan Itban bin Malik Al-Khazraj.
4)      Ja’far bin Abi Mutalib dengan Mu’az bin Jabal.
3.      Hubungan antara kaum Muslim dan Nonmuslim
Untuk menjalin hubungan baik Rasulullah memprakarsai ditulisnya undang-undang yang dikenal dengan Piagam Madinah, ditulis pada tahun 2 Hijriah atau 623 M. Piagam Madinah dianggap titik tolak pembentukan negara yang demokratis.

µ Isi Piagam Madinah:
1.      Kaum Musli dan kaum Yahudi hidup secara damai (bebas memeluk agam masing-masing)
2.      Jika salah satu diperangi musuh luar, maka mereka wajib membantu pihak yang diserang.
3.      Kaum Muslim dan kaum Yahudi wajib saling menolong dan melaksanakan kewajiban untuk kepentingan bersama.
4.      Nabi Muhammad adalah pemimpin untuk seluruh penduduk Madinah, jadi bila terjadi perselisihan diantara kaum muslim dan kaum yahudi penyelesaiannya dikembalikan pada keadilan nabi Muhammad sebagai pemimpin tertinggi di Madinah.
Masyarakat Madinah terbagi menjadi beberapa kelompok besar yakni : Kelompok Muhajirin, Kelompok Ansar, Kelompok Yahudi, Nasrani dan Penyembahan Berhal.

C.     Penyiaran Islam Periode Madinah
1.      Perjanjian Hudaibiyah
Pada tahun 6 Hijriah (628 M) Nabi Muhammad dengan 1.000 umat muslim pergi ke Mekah untuk mengerjakan umrah dan berziarah ke Baitulharam, karena sejak umat Islam meninggalkan Mekah tahun 622 M tidak mempunyai kesempatan menunuaikan ibadah haji. Ditengah perjalanan mereka dihalangi oleh kaum Quraisy karena diduga akan melakukan peperangan. Yang menghalangi yakni Pasukan Berkuda dipimpin oleh Khalid bin Walid.
Akhirnya setelah diberi penjelasan oleh Usman bin Affan, lunaklah hati mereka. Setelah mereka sampai disebuah tempat bernama Hudaibiyah yang jaraknya sekitar 6 mil dari kota mekah, mereka mengadakan perundingan yang disebut Perjanjian Hudaibiyah. Perjanjian ini dilakukan antara Nabi Muhammad sebagai wakil dari kaum muslim dan Suhail bin Amir sebagai utusan dari kaum Quraisy. Yang menulis perjanjian ini adalah Ali bin Abi Talib tempatnya di Hudaibiyah (anatara Mekah dan Madinah) sehingga disebut Perjanjian Hubaidiyah.

µ Isi Perjanjian Hudaibiyah :
1.      Tahun ini muslim harus kembali ke Madinah dan tidak boleh meneruskan maksudnya ke kota Mekah.
2.      Tidak Boleh melakukan peperangan antar kedua pihak selama 10 tahun.
3.      Kaum Quraisy yang datang kepada Nabi Muhammad dan tidak seizin walinya harus dikembalikan dan pengikut Nabi Muhammad yang datang kepada kaum Quraisy tidak dikembalikan.
4.      Kaum Quraisy di Mekah harus menjauhkan diri dari kota Mekah selama kaum muslim berada di kota Mekah untuk melakukan ibadah.
5.      Pada tahun depan baru diperbolehkan bagi kaum muslim melakukan ibadah haji dan umrah selama tiga hari serta tidak diperbolehkan membawa senjata perang selain pedang didalam sarungnya.
6.      Barang siapa yang hendak membuat perjanjian dengan Nabi Muhammad diperbolehkan begitu pula kepada kaum Quraisy.

2.      Sebab-sebab pembebasan kota Mekah

Setelah perjanjian Hudaibiyah berlangsung, Bani Khuzaah bergabung dengan umat Islam di Madinah sedangkan Bani Bakar bergabung dengan kaum Quraisy Mekah. Setelah dua tahun perjanjian Hudaibiyah, Bani Bakar di bantu kekuataan kafir Quraisy menyerang Bani Khuzaah dan membantainya dan menjadikan tercorengnya Perjanjian Hudaibiyah. 40 orang perwakilan Bani Khuzaah menghadap Rasulullah saw di Madinah mengadukan penyerangan dan minta bantuan pasukan untuk menggempur kekuatan Bani Bakar yang di bantu kaum Quraisy. Ketika wahyu yang ditunggu tiba, Nabi Muhammad saw mengirimkan utusan kepada pemuka Quraisy dengan membawa perdamaian dan mengajukan usulan. 
Usulannya sebagai berikut :
1.        Orang Quraisy harus mengganti rugi terhadap para korban dari Bani Khuzaah
2.        Orang Quraisy Mekah harus menghentikan persekutuan mereka dengan Bani Bakar
3.        Orang Quraisy harus menjalankan pembatalan terhadap Perjanjian Hudaibiyah.

Orang Quraisy pun memilih alternatif yang ke-3 yakni pembatalan Perjanjian Hudaibiyah. Akhirnya menyiapkan pasukannya untuk melawan pasukan kafir Quraisy.  Nabi Muhammad mengumpulkan pasukan terbesar sepanjang sejarah dan pasukannya untuk menyerang kota Mekah. Akhirnya Abu Sufyan menyesal karena telah menolak perdamaian dengan Nabi Muhammad dan menyepakati pembatalan Perjanjian Hudaibiyah.

          Nabi Muhammad saw berhasil mengerahkan 10.000 pasukan tempur bergerak menuju Mekkah. Pasukan besar umat islam tidak bermaksud menggempur orang Quraisy, tetapi untuk memberi peringatan dan penjelasan kepada kafir Quraisy bahwa umat islam telah berkembang pesat dan memiliki kekuatan pasukan yang besar juga sekedar menakuti. Kedatangan Nabi Muhammad dan pasukannya membawa misi perdamaian. Untuk masuk ke kota Mekkah, Nabi Muhammad membagi menjadi 4 bagian, yakni bagian utara, bagian barat, bagian timur, bagian selatan hingga kota Mekkah terkepung. Kafir Quraisy tidak akan mampu melawan kekuatan islam yang sangat besar. Tepat tanggal 1 Januari 630 M kota Mekkah dapat di kuasai oleh umat islam.

3.      Peristiwa Pembebasan Kota Mekah

Pembebasan dan penaklukan kota Mekkah di lakukan dengan bijaksana, yaitu memerintahkan para sahabatnya agar tidak merusak dan mengotori Mekkah dengan peperangan. Proses awal Nabi Muhammad memerintahkan sahabat dan pasukannya untuk berkemah di depan kota Mekkah. Lalu pamannya yang bernama Abbas bin Abdul Mutalib datang menemui rasul dan menyatakan keislamannya. Abu Sufyan pun juga datang dan menyatakan keislamannya. Kemudian rasulullah memberikan kepercayaan kepada Abu Sufyan menjadi perantara dan masyarakat Quraisy lainnya dalam persoalan keselamatan mereka di kota Mekkah dari kemungkinan terjadi serangan oleh umat islam. Rasulullah pun menjamin keamanan Abu Sufyan yang menyatakan bahwa siapa saja yang masuk ke rumah Abu Sufyan akan selamat, orang yang masuk masjid juga selamat. Begitu pula yang menutup pintu rumahnya rapat-rapat akan selamat. Abu Sufyan menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat Huraisy dan langkah-langkah kebijaksanaan Rasulullah yang telah diterimanya dalam usaha pembebasan Kota Mekkah, Abu Sufyan  telah masuk islam, masyarakat Quraisy lainnya mengikuti jejak langkah Abu Sufyan dan menyatakan diri masuk islam.

Abu Sufyan menyampaikan pesan perdamaian yang di bawanya dari Rasulullah dan memerintahkan agar tidak melawan Rasulullah dan pasukanny ketika memasuki  mekah. Setelah Mekah ditaklukan, Nabi tetap memaafkan semua kesalahan kemudian rasulullah barulah menghancurkan 360 berhala yang mengelilingi kakbah dari kecil sampai besar.

Artinya : Dan katakanlah, “Telah datang yang hak dan telah lenyap yang batil, sesungguhnya yang batil pasti lenyap”.(Q.S. Al-Isra’, 17:18)

Setelah itu, rasulullah memerintahkan Bilal Ibnu Rabbah untuk melakukan adzan di atas Ka’bah. Kemudian umat islam sholat berjamaah bersama rasulullah. Hari itulah tampak kemenangan umat islam karena sejak saat itu datang berbondong-bondong penduduk Mekkah yang semuanya menyatakan keislamannya di hadapan rasulullah saw.

إِذَا جَآءَ نَصۡرُ ٱللَّهِ وَٱلۡفَتۡحُ (١ 
وَرَأَيۡتَ ٱلنَّاسَ يَدۡخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفۡوَاجً۬ا (٢
فَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ وَٱسۡتَغۡفِرۡهُ‌ۚ إِنَّهُ ۥ ڪَانَ تَوَّابَۢا (٣

Artinya : “Apabila telah datang pertolongan Allah swt. dan kemenangan, dan engkau melihat manusia masuk ke dalam agama Allah berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohon ampunlah kepada-Nya, sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Tobat.” (Q.S. An-Nasr, 110:1-3)


4.       Peristiwa penting Setelah Hijrah


Setelah ada izin dari Allah SWT untuk berperang maka rasulullah dan pengikutnya menyusun kekuatan untuk menjadi menghadapi peperangan dengan orang kafir.
Artinya : Diizinkan bagi orang-orang yang diperangi (untuk berperang) karena mereka dianiaya dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa menolong mereka. (Q.S. Al-Hajj, 22:39)

Dan juga dalam surah Al-Baqarah ayat 190:

Artinya : Dan Perangilah pada jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, dan janganlah melampaui batas, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Q.S. Al-Baqarah, 2:190)
Tujuan peperangan yang dilakukan oleh rasulullah dan para pengikutnya yakni:
1.        Membela diri, kehormatan dan harta
2.        Menjamin kelancaran dakwah dan memberi kesempatan kepada mereka yang ingin mengnutnya.
3.        Memelihara umat islam agar tidak dihancurkan oleh bala tentara Persia dan romawi .
Selama berdakwah Nabi Muhammad umat islam dihadapkan kepada beberapa peperangan dimana setiap kali umat islam selalu bisa untuk mengalahkan lawan meskipun dalam jumlah sedikitpun kecuali perang Uhud.

A.  Perang Badar

Perang Badar terjadi pada tanggal 17 Ramadhan tahun ke 2 hijriah/3 Januari 623 M. Perang terjadi antara kaum kafir Quraisy yang di pimpin Abu Jahal melawan tentara Islam yang dipimpin Rasulullah. Laskar Quraisy sebanyak 1000 orang, sedangkan laskar islam sebanyak 313 orang. Peristiwa ini dinamakan perang badar karena tempatnya dekat perigi kebudayaan seseorang bernama Badar yakni diantara kota Mekkah dan Madinah.
Kesepakatan adanya perang satu lawan satu sebagai berikut:
1.      Hamzah bin Abu Thalib (Islam) melawan Utbah bin Rabi’ah (Quraisy), Utbah meninggal dunia.
2.      Ubaidah bin Al-Haris (Islam) melawan Syiban bin Rai’ah (Quraisy), Ubaidah luka-luka.
3.      Ali bin Abi Thalib (Islam) melawan Wahid bin Utbah (Quraisy), Wahid meninggal dunia.

Sebab terjadinya perang badar :
1)        Kafir Quraisy menghalang-halangi kaum muslim untuk melakukan ibadah haji.
2)        Kafir Quraisy mengusir kaum muslim dari Mekah hingga terjadi hijrah ke Madinah yang mengakibatkan kehilangan harta benda.
3)        Kaum muslim menghalangi kaum kafir Quraisy sewaktu akan berdagang ke Syam (Syria).
Kaum Muslim pun menang, yang terbunuh 14 sedangkan dari kaum Quraisy terbunuh 70 & tertawan 70. Pasukan yang banyak menewaskan yakni Hamzah, Ali, Ammar bin Yasir, dan Suhaib Ar-Rumi.
B.     Perang Uhud
    Terjadinya di bukit Uhud, 12 mil sebelah timur laut dari Madinah. Jumlah pasukan kaum Muslimin ada 1000 orang, tetapi dalam perjalanan sebagian (300 orang) kembali pulang dapat dihasut oleh Abdullah bin Ubai yang dicap sebagai orang munafik itu. Jadi tinggal 700 orang yang dipimpin oleh Rasulullah sebagai Panglima perang.
Jumlah pasukan kaum Quraisy, ada 3000 oiang terdiri dari orang-orang yang sudah berpengalaman dalam pertempuran. Panglima perangnya ialah Abu Sufyan.
Dari pihak kaum Quraisy yang menyerang, sedangkan kaum Muslimin pihak yang mempertahankan. Sebab-sebab terjadinya perang itu ialah :
Sebab-sebab perang Uhud ialah :
1.    Pembalasan dendam kekalahan kaum Quraisy di Badr.
2.    Kaum Quraisy ingin mempertahankan jalan perdagangan dari Mekkah ke Syam.
Jadi sebenarnya perang Uhud itu merupakan kelanjutan dari perang Badr semata-mata.
Penyerangan kaum Quraisy itu, setelah dimusyawarahkan oleh kaum Muslimin mendapatkan keputusan harus dipertahankan di bukit Uhud. Pasukan Islam diatur oleh Rasulullah, 50 orang barisan panah mempertahankan di atas bukit dengan pimpinan Hamzah, sebagian besar mempertahankan di balik bukit yang dipimpin Rasulullah. Pasukan Quraisy menyerang dengan bentuk pengepungan, pada sayap kanan dipimpin oleh Khalid bin Walid dan sayap kiri dipimpin Ikrimah bin Abu Jahal.
Terjadilah pertempuran yang sengit silih berganti penyerangannya di balik-balik bukit itu. Dalam pertempuran itu dari pihak pasukan Islam terpaksa mengundurkan diri dengan teratur, karena kesalahan Pasukan panah yang bertugas di atas bukit itu lari ke bawah perlu mengambil barang-barang yang ditinggalkan oleh musuh.
Pelajaran pengalaman dalam perang Uhud.
Adanya pengalaman di dalam pertempuran di bukit Uhud, kaum Muslimin dapat menarik beberapa pelajaran tentang siasat perang untuk menentukan sikap yang akan datang.
a.    Kelemahan :
1.    Pasukan Islam terlalu banyak nafsu untuk mendapatkan barang Rampasan Perang Dari Musuh. Terutama dari pihak barisan panah.
2.    Nafsu tersebut menjadikan hilangnya disiplin militer dan melalaikan perintah Panglima. (Rasulullah SAW).
3.    Nafsu ingin lekas mendapatkan kemenangan.
b.    Kebaikan :
1.    Disiplin militer dan ketaatan pada pimpinan yang dilakukan oleh Hamzah.
2.    Pertahanan musuh di luar kota.
3.    Tempatnya siasat yang diatur oleh Rasulullah dalam medan Perang
Sekalipun dalam pertempuran Uhud ini pihak pasukan Islam mengalami kekalahan, tetapi hal itu sedikitpun tidak mengecilkan hatinya. Hanya dianggap sebagai gelombang pasang surutnya perjuang­an Islam.
Akibat perang Uhud :
1.    Bangsa Yahudi di Madinah melepaskan janjinya dengan pihak Islam dan menggabungkan diri dengan pihak Quraisy di Mekkah.
2.    Kaum munafik yang dipimpin Abdullah bin Ubai makin meremeh­kan Islam.
3.    Banyak tipuan yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam.
      Misalnya : Pengiriman 77 orang guru untuk mengajar ke hulu Arab, tetapi kemudian guru itu dibunuh di Kikri Ma'unah.
Peperangan lainnya masih cukup banyak, antara lain perang Khandak /perang Ahzab, perang Khaibar, perdamaian Hudaibiyah, pembebasan Kota Mekkah, perang Hunain, perang Muktah, perang Tabuk,dan lain-lain (Gali informasinya dari berbagai sumber)

C.    Perang Khandaq
     Perang yang terjadi pada tahun 5 H ini merupakan perang antara kaum muslimin Madinah melawan masyarakat Yahudi Madinah yang mengungsi ke Khaibar yang bersekutu dengan masyarakat Mekah. Karena itu perang ini juga disebut sebagai Perang Ahzab (sekutu beberapa suku).

  Pasukan gabungan ini terdiri dari 10.000 orang tentara. Salman al-Farisi, sahabat Rasulullah SAW, mengusulkan agar kaum muslimin membuat parit pertahanan di bagian-bagian kota yang terbuka. Karena itulah perang ini disebut sebagai Perang Khandaq yang berarti parit.

    Tentara sekutu yang tertahan oleh parit tersebut mengepung Madinah dengan mendirikan perkemahan di luar parit hampir sebulan lamanya. Pengepungan ini cukup membuat masyarakat Madinah menderita karena hubungan mereka dengan dunia luar menjadi terputus. Suasana kritis itu diperparah pula oleh pengkhianatan orang-orang Yahudi Madinah, yaitu Bani Quraizah, dibawah pimpinan Ka'ab bin Asad.
    Namun akhirnya pertolongan Allah SWT menyelamatkan kaum muslimin. Setelah sebulan mengadakan pengepungan, persediaan makanan pihak sekutu berkurang. Sementara itu pada malam hari angin dan badai turun dengan amat kencang, menghantam dan menerbangkan kemah-kemah dan seluruh perlengkapan tentara sekutu. Sehingga mereka terpaksa menghentikan pengepungan dan kembali ke negeri masing-masing tanpa suatu hasil.

    Para pengkhianat Yahudi dari Bani Quraizah dijatuhi hukuman mati.

Hal ini dinyatakan dalam Al-Qur'an surat Al-Ahzâb: 25-26.
وَرَدَّ اللَّهُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِغَيْظِهِمْ لَمْ يَنَالُوا خَيْرًا ۚ وَكَفَى اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ الْقِتَالَ ۚ وَكَانَ اللَّهُ قَوِيًّا عَزِيزًا
Artinya :
Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, (lagi) mereka tidak memperoleh keuntungan apapun. Dan Allah menghindarkan orang-orang mukmin dari peperangan. Dan adalah Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Q.S. Al-Ahzâb: 25)


وَأَنْزَلَ الَّذِينَ ظَاهَرُوهُمْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مِنْ صَيَاصِيهِمْ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ الرُّعْبَ فَرِيقًا تَقْتُلُونَ وَتَأْسِرُونَ فَرِيقًا
Artinya :
Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memesukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. (Q.S. Al-Ahzâb: 26)


D.   Keteladanan Dakwah Rasulullah Periode Madinah
1.      Menjujung tinggi rasa hormat dan saling tolong menolong sesama manusia.
2.      Berkewajiban mendakwah mengajak orang lain untuk beribadah, mendirikan masjid, dan memakmurkannya.
3.      Hidup bermasyarakat dengan baik.
4.      Tidak membeda-bedakan ras, suku, atau golongan. Semua dimata Allah derajatnya sama dan yang membedakan hanyalah amal serta ketakwaannya.
5.      Menjadi Pemimpin yang adil, dapat melindungi serta mengayomi masyarakatnya.
6.      Mengutamakan persatuan dan kesatuan.
7.      Sabar dan tabah bila menghadapi segala halangan dan rintangan  serta bersyukur bila diberi nikmat ataupu berkah.



Selasa, 14 Mei 2013

Shalat sunnah (Hajat)



Shalat Sunnah Hajat.



  •   Shalat Hajat adalah shalat sunah yang dilakukan karena ada suatu hajat / keperluan, baik keperluan duniawi atau keperluan ukhrawi. Agar hajat di kabulkan Allah, banyak cara yang dilakukan diantaranya adalah berdoa dan shalat. Shalat Hajat merupakan cara yang lebih spesifik untuk memohon kepada Allah agar di kabulkan segala hajat, karena arti shalat secara bahasa adalah doa.
    Firman Allah : "Dan mintalah pertolonganlah ( kepada Allah ) dengan sabar dan shalat" ( Al Baqarah : 45 ).
    Cara Melaksakan Shalat Hajat :  
    Shalat hajat tidak mempunyai waktu tertentu, asal pada waktu yang tidak dilarang, misalnya setelah shalat Ashar atau setelah shalat Shubuh. Shalat hajat dilaksanakan dengan Munfarid ( tidak berjamaah ) minimal dua rokaat dan maksimal dua belas rakaat. Jika dilaksanakan pada malam hari maka setiap dua rakaat sekali salam dan jika dilaksanakan pada siang hari maka boleh empat rakaat dengan sekali salam dan seterusnya. Sabda Nabi saw : "Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat ( Shalat Hajat ) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat" ( HR.Ahmad ).
    • > Niat shalat Hajat di dalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram
    •   > "Aku niat shalat sunah hajat karena Allah"
    • > Membaca doa Iftitah
    • > Membaca surat al Fatihah
    • > Membaca salah satu surat di dalam al quran. Afadhalnya, rokaat pertama membaca surat al Ikhlas dan rakaat kedua membaca ayat kursi ( surat al Baqarah : 255 ).
    • > Ruku' sambil membaca Tasbih tiga kali
    • > I'tidal sambil membaca bacaannya
    • > Sujud yang pertama sambil membaca Tasbih tiga kali
    • > Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya.
    • > Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali.
    >         Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian  Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali.Jika dilaksakan empat rakaat dengan satu salam maka setelah dua rakaat langsung berdiri tanpa memakai Tasyahhud awal, kemudian lanjutkan rokaat ke tiga dan ke empat, lalu Tasyhhud akhir setelah selesai membaca salam dua kali.
    >         Setelah selesai shalat Hajat bacalah zikir yang mudah dan berdoa sampaikan hajat yang kita inginkan kemudian mohon petunjuk kepada Allah agar tecapai segala hajatnya.


    Tambahan catatan :



    SETIAP manusia pasti memiliki kebutuhan dan keinginan, bahkan seringkali selalu ada dan tidak terbatas. Bagi yang beriman, segala kebutuhan, cita-cita, harapan, dan keinginan, tidaklah serta merta selalu ditempuh melalui jalan usaha secara praktis. Akan tetapi, ia akan terlebih dahulu mengadukannya kepada Allah Swt. sebab Dia adalah Zat Yang Mahakaya, dan memberi kepada yang memohon dan meminta kepada-Nya.
    Rasulullah saw pun setiap kali menghadapi kesulitan beliau selalu mengadukannya kepada Allah Swt melalui shalat. Karena shalat adalah jalan keluar bagi mereka yang memiliki kesulitan dan kebutuhan, juga sebagai media dimana seorang hamba mengadukan segala persoalan hidup yang dihadapinya.
    Dan shalat hajat, itulah yang akan menjadi ibadah dan sekaligus syariat bagi mereka yang sedang memiliki kebutuhan atau permasalahan, disamping ibadah dan amalan yaumiyah lainnya.
    “Dan mintalah pertolongan kepada Tuhanmu dengan melaksanakan shalat dan dengan sikap sabar,” (QS Al-Baqarah: 45).
    “Barangsiapa yang memunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah atau salah seorang manusia dari anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian shalat dua rakaat (shalat hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada Nabi saw Setelah itu, mengucapkan “Laa illah illallohul haliimul kariimu, subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim…” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).
    Hajat secara harfiah artinya kebutuhan. Jika kita memiliki kebutuhan atau keinginan, Rasulullah menganjurkan kita untuk shalat yakni shalat hajat. Jadi, Shalat Hajat adalah shalat sunnat yang dilakukan seorang muslim ketika ia memiliki hajat atau kebutuhan tertentu dan ia ingin hajat tersebut dikabulkan oleh Allah Swt.
    Keutamaan shalat hajat dijelaskan oleh hadits Nabi SAW berikut ini.
    “Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua rakaat (Shalat Hajat) dan sempurna rakaatnya maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat,” (HR Ahmad).
    Pada praktiknya shalat hajat ini sangat mudah dan bisa dilakukan pada siang hari atau malam, tidak seperti pada shalat-shalat lainnya secara umum. Misalnya, shalat dhuha hanya bisa dilakukan pada saat matahari terbit sampai datangnya waktu zuhur, atau shalat tahajud yang hanya bisa dilakukan pada malam hari. Shalat hajat dilakukan minimal 2 raka’at dan maksimal 12 raka’at dengan salam setiap 2 rakaat.
    Adapun niat Shalat hajat adalah:
    Ushallii sunnatal haajati rak’aataini lillaahi ta’aala.
    Artinya: “Aku berniat shalat hajat sunah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
    Dalam kitab Tajul Jamil lil ushul, dianjurkan setelah shalat hajat membaca istigfar 100x, seperti kalimat istigfar yang biasa atau membaca istigfar berikut:
    Astagfirullaha rabbi min kulli dzanbin wa atuubu ilaiih.
    Artinya: “Aku memohon ampunan kepada Tuhanku, dari dosa-dosa, dan aku bertaubat kepada-Mu”
    Selesai membaca istigfar lalu membaca shalawat nabi 100x, yakni:

    Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin shalaatarridhaa wardha ‘an ashaabihir ridhar ridhaa.
    Artinya: “Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas jungjunan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan diridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.”
    Setelah itu, mohonlah kepada Allah apa yang kita inginkan, diiringi dengan membaca doa berikut.
    Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbul ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaati rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birrin wassalaamata ming kulli itsmin. Laa tada’ lana dzanban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
    Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.”
    Sumber referensi: rahmatmuntaha







  • Sabtu, 27 April 2013

    Planet Luar & Planet dalam


    PENGERTIAN PLANET LUAR DAN PLANET DALAM










    Planet-planet bagian dalam.

    Dari kiri ke kanan: Merkurius,Venus, Bumi, dan Mars (ukuran menurut skala)
    Empat planet bagian dalam atau planet kebumian (terrestrial planet) memiliki komposisi batuan yang padat, hampir tidak mempunyai atau tidak mempunyai bulan dan tidak mempunyai sistem cincin. Komposisi Planet-planet ini terutama adalah mineral bertitik leleh tinggi, seperti silikat yang membentuk kerak dan selubung, dan logam seperti besi dan nikel yang membentuk intinya. Tiga dari empat planet ini (Venus,Bumi dan Mars) memiliki atmosfer, semuanya memiliki kawah meteor dan sifat-sifat permukaan tektonis seperti gunung berapi dan lembah pecahan. Planet yang letaknya di antara matahari dan bumi (Merkurius dan Venus) disebut juga planet inferior.





















    Planet-planet bagian Luar. 

    Keempat planet luar, yang disebut juga planet raksasa gas (gas giant), atau planet jovian, secara keseluruhan mencakup 99 persen massa yang mengorbit matahari. Yupiter dan Saturnus sebagian besar mengandung hidrogendan helium; Uranus dan Neptunus memiliki proporsi es yang lebih besar. Para astronom mengusulkan bahwa keduanya dikategorikan sendiri sebagai raksasa es.[43] Keempat raksasa gas ini semuanya memiliki cincin, meski hanya sistem cincin Saturnus yang dapat dilihat dengan mudah dari bumi.






    Jumat, 15 Maret 2013

    Organisasi Olahraga


    Atletik : Cabang olahraga yang dilakukan diluar dan memerlukan kekuatan, ketangkasan, dan kecepatan.
    FIFA : Federasi Sepak Bola Dunia.
    FIVB : Federation International Volly Ball atau Federasi bola voli internasional.
    IPSI : Ikatan Pencak Silat Indonesia.
    ISRF : International Squash Racket Fedration atau federasi raket Squash Internasional.
    NIAU :Nederlands Indische Atletik Unie.
    PASI : Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.
    PBVSI : Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia.
    PERBASASI : Perserikatan Base ball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia.
    PERBASI : Persatuan Basketbal Seluruh Indonesia.
    PSSI  : Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia.
    PJSI : Persatuan Judo Seluruh Indonesia.

    ~Masih banyak lagi~

    Permainan Bola Voli


    Permainan Bola Besar : "BOLA VOLI"


    Bentuk lapangan bola voli

    bola voli

    Lapangan permainan

    Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah 9 meter x 18 meter. [3] Garis batas serang untuk pemain belakang berjarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis tepi lapangan adalah 5 cm.

    Bola

    Bola tersebut memiliki keliling lingkaran 65 hingga 67 cm, dengan berat 260 hingga 280 gram. Tekanan dalam dari bola tersebut hendaknya sekitar 0.30 hingga 0.325 kg/cm2 (4.26-4.61 psi, 294.3-318.82 mbar atau hPa).

    Net

    Ukuran tinggi net putra 2,44 meter dan untuk net putri 2,24 meter.

    Sarana Permainan Bola Voli

    a.Panjang garis samping : 18 Meter.
    b.Lebar lapangan  : 9 Meter.
    c.Lebar garis serang  : 3 Meter.

    Cara permainan


    Suasana permainan bola voli
    Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu.[4]
    Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu tosser (atau setter), spiker (smash), libero, dan defender (pemain bertahan). Tosser atau pengumpan adalah orang yang bertugas untuk mengumpankan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan. Spiker bertugas untuk memukul bola agar jatuh di daerah pertahanan lawan. Libero adalah pemain bertahan yang bisa bebas keluar dan masuk tetapi tidak boleh men-smashbola ke seberang net. Defender adalah pemain yang bertahan untuk menerima serangan dari lawan.
    Permainan voli menuntut kemampuan otak yang prima, terutama tosser. Tosser harus dapat mengatur jalannya permainan. Tosser harus memutuskan apa yang harus dia perbuat dengan bola yang dia dapat, dan semuanya itu dilakukan dalam sepersekian detik sebelum bola jatuh ke lapangan sepanjang permainan. Permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing terdiri dari 6 orang pemain dan mengusahakan untuk mencapai angka 25 terlebih dahulu untuk memenangkan suatu babak.

    Rotasi pemain bola voli

    Aturan Permainan

    Penghitungan angka

    Aturan permainan dari bola voli adalah:[5]
    1. Jika pihak musuh bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan musuh mendapatkan nilai
    2. Serve yang kita lakukan harus bisa melewati net dan masuk ke daerah musuh. Jika tidak, maka musuh akan mendapat nilai

    Sistem Pertandingan

    • Sistem pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi yang terdiri dari 8 tim dan akan
    disitribusikan ke dalam 2 (dua) group, masing-masing group terdiri dari 4 (empat) tim.
    • Setiap tim terdiri dari 10 pemain meliputi 6 pemain inti yang bermain di lapangan dan 4 pemain cadangan.
    • Pergantian pemain inti dan cadangan pada saat pertandingan berlangsung tidak dibatasi.
    • Pertandingan tidak akan ditunda apabila salah satu atau lebih dari satu anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang
    lain.
    • Jumlah pemain minimum yang boleh bermain di lapangan adalah 4 orang.
    • Apabila di lapangan terdapat kurang dari 4 orang, maka tim yang bersangkutan akan dianggap kalah.
    • Setiap pertandingan berlangsung 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak sudah di pastikan pemenangnya maka babak ke tiga tidak perlu dilaksanakan.
    • Sistem hitungan yang digunakan adalah 25 rally point. Bila poin peserta seri (24-24) maka pertandingan akan ditambah 2 poin. Peserta yg pertama kali unggul dengan selisih 2 poin akan memenangi pertandingan.
    • Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Apabila ada dua tim atau lebih mendapat nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari kualitas angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.
    • Kesalahan meliputi:
      • Pemain menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
      • Tidak boleh melempar ataupun menangkap bola. Bola voli harus di pantulkan tanpa mengenai dasar lapangan.
      • Bola yang dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum menyentuh permukaan lapangan.
      • Pada saat servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai poin bagi lawan, begitu juga sebaliknya penerima servis lawan yang membuat bola keluar dihitung sebagai poin bagi lawan.
      • Seluruh pemain harus berada di dalam lapangan pada saat serve dilakukan.
      • Pemain melakukan spike di atas lapangan lawan.
      • Seluruh bagian tubuh legal untuk memantulkan bola kecuali dengan cara menendang.
      • Para pemain dan lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
    • Setiap team diwajibkan bertukar sisi lapangan pada saat setiap babak berakhir. Dan apabila dilakukan babak penetuan (set ke 3) maka tim yang memiliki nilai terendah boleh meminta bertukar lapangan sesaat setelah tim lawan mencapai angka 13.
    • Time out dilakukan hanya 1 kali dalam setiap babak dan berlangsung hanya 1 menit.
    • Diluar dari aturan yang tertera disini, peraturan permainan mengikuti peraturan internasional.

    Teknik Bola Voli

    Servis

    Servis pada zaman sekarang bukan lagi sebagai awal dari suatu permainan atau sekedar menyajikan bola, tetapi sebagai suatu serangan pertama bagi regu yang melakukan servis. Servis terdiri dari servis tangan bawah dan servis tangan atas.Servis tangan atas dibedakan lagi atas tennis servis,floating dan cekis.
    1. servis tangan bawah
      1. mula-mula pemain berdiri dipetak servis dengan kaki kiri lebih kedepan dari kaki kanan.
      2. bola dipegang dengan tangan kiri
      3. bola dilambungkan tidak terlalu tinggi,tangan kanan ditarik ke bawah belakang
      4. setelah bola kira-kira setinggi pinggang,lengan kanan diayunkan lurus kedepan untuk memukul bola
      5. telapak tangan menghadap bola dan tangan ditegangkan untuk mendapat pantulan yang sempurna,tangan dapat pula menggenggam.
    2. tennis servis
      1. sikap persiapan dimulai dengan mengambil posisi kaki kiri lebih kedepan, kedua lutut agak rendah
      2. tangan kiri dan kanan bersama-sama memegang bola,tangan kirimenyangga bola,tangan kanan di atas bola.
      3. bola dilambungkan dengan tangan kiri kira-kira 1/2 meter di atas kepala
      4. tangan kanan ditarik kebelakang atas kepala,menghadap depan
      5. lakukan gerakan seperti mensmesh bola,perhatian terpusat pada bola
      6. lecutan tangan diperlukan pada saat perkenaan bola.
    3. floating servis
      1. posisi kaki sama seperti tennis servis
      2. tangan kiri memegang bola dan tangan kanan disamping setinggi pelipis
      3. dengan tangan kiri bola dilambungkan ssedikit kesamping kanan tidak terlalu tinggi
      4. setelah bola melambung keatas setinggi kepala, tangan kanan dipukulkan pada bagian tengah bola.
      5. pukulan float dapat dilakukan dengan beberapa cara:
        1. dengan tumit tangan
        2. dengan tangan, dimana ibu jari dilipat kedalam dan menempel pada telapak tangan
        3. memukul dengan tangan tergenggam.
    4. cekis
      1. sikap permulaan dengan mengambil sikap berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat kejaring.
      2. bola dipegang tangan kiri dan kanan.
      3. saat bola dilambungkan, badan diliukkan sedikit kebelakang dan lutut ditekuk
      4. kedua tangan dijulurkan kearah samping bawah kanan dalam keadaan memegang bola.
      5. bola dilambung keatas kepala dengan kedua belah tangan.
      6. setelah bola lepas, tangan kanan ditarik kesamping kanan bawah, liukkan badan kekanan.
      7. berat badan ada dikaki kanan,telapak tangan menghadap keatas
      8. setelah bola ada pada jangkauan tangan,secepatnya bersama sama lengan,liukkan badan kesamping kiri
      9. perkenaan bola bagian bawah belakang bola,pukulan bola dibantu liukkan badan dan lecutan tangan.
    Service ada beberapa macam:
    • Service atas adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas seperlunya. Kemudian Server melompat untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari atas.
    • Service bawah adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak memukul bola. Tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah.
    • Service mengapung adalah service atas dengan awalan dan cara memukul yang hampir sama. Awalan service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (tidak terlalu tinggi dari kepala). Tangan yang akan memukul bola bersiap di dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
    Yang perlu diperhatikan dalam service antara lain :
    • Sikap badan dan pandangan.
    • Lambung keatas harus sesuai dengan kebutuhan.
    • Saat kapan harus memukul bola.

    Passing

    • Passing Bawah (Pukulan/pengambilan tangan kebawah)
      • Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
      • tangan dirapatkan, satu dengan yang lain dirapatkan.
      • Gerakan tangan disesuaikan dengan keras/lemahnya kecepatan bola.
    • Passing Keatas (Pukulan/pengambilan tangan keatas)
      • Sikap badan jongkok, lutut agak ditekuk.
      • Badan sedikit condong kemuka, siku ditekuk jari-jari terbuka membentuk lengkungan setengah bola.
      • Ibu jari dan jari saling berdekatan membentuk segitiga.
      • Penyentuhan pada semua jari-jari dan gerakannya meluruskan kedua tangan
      • Menggunakan gerakan kaki untuk menambah power

    Smash (spike)

    Dengan membentuk serangan pukulan yang keras waktu bola berada di atas jaring, untuk dimasukkan ke daerah lawan. Untuk melakukan dengan baik perlu memperhatikan faktor-faktor berikut: awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Teknik smash Menurut Muhajir Teknik dalam permainan bola voli dapat diartikan sebagai cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan yang berlaku untuk mencapai suatu hasil yang optimal (2006,23). Menurut pendapat M. Mariyanto mengemukakan bahwa : “ Smash adalah suatu pukulan yang kuat dimana tangan kontak dengan bola secara penuh pada bagian atas , sehingga jalannya bola terjal dengan kecepatan yang tinggi, apabila pukulan bola lebih tinggi berada di atas net , maka bola dapat dipukul tajam ke bawah .” (2006 : 128 ) Menurut Iwan Kristianto mengemukakan bahwa , Smash adalah pukulan keras yang biasanya mematikan karena bola sulit diterima atau dikembalikan . “ (2003 : 143 ) . Spike adalah merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk menyerang dalam upaya memperoleh nilai suatu tim dalam permainan voli . Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Teknik Smash atau spike adalah cara memainkan bola dengan efisien dan efektif sesuai dengan peraturan permainan untuk mencapai pukulan keras yang biasanya mematikan ke daerah lawan. Tes smash Menurut Sandika mengemukakan bahwa tes smash adalah tolok ukur untuk mengukur kemampuan smash.

    Membendung (blocking)


    Bola yang melewati tangan bloker
    Dengan daya upaya di dekat jaring untuk mencoba menahan/menghalangi bola yang datang dari daerah lawan. Sikap memblok yang benar adalah:
    • Jongkok, bersiap untuk melompat.
    • Lompat dengan kedua tangan rapat dan lurus ke atas.
    • Saat mendarat hendaknya langsung menyingkir dan memberi kesempatan pada kawan satu regu untuk bergantian melakukan block.
    Block ada dua macam. 1. block tunggal 2. block ganda Block tunggal adalah membendung bola yang dilakukan oleh satu orang pemain Block ganda adalah membendung bola yang dilakukan oleh dua orang pemain atau lebih.Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan block ganda antara lain adalah memadukan langkah kaki dan kerjasama antar blocker dalam menentukan waktu lompatan dan arah pergerakan bola.

    Kedudukan pemain (posisi pemain)

    Pada waktu service kedua regu harus berada dalam lapangan / didaerahnya masing-masing dalam 2 deret kesamping. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada di belakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser,pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero



    SUMBER : http://id.wikipedia.org/wiki/Bola_voli

    Rabu, 06 Maret 2013

    ^__^ Yoko

    "YOKO"
    Saat senja menghiasi bumi ...
    kuingin meninggalkan, kota kelahiran...
    Dengan sedikit kenangan indah...
    Kumasukan ke dalam tas, kubawa pergi...

            langit nan jauh ...
            jalan yang panjang ...
            aku berjalan terus, ku tak kan menangis...

            tlahku tetapkan  aku berjalan...
             langit yangkan membimbing, memberitahuku...
             dimana harus kutemui...
            dia yang kini mungkin tiada lagi ...

         hari demi hari...
         aku bersedih...
         bersandar di jendela dengan hati sepi ...
          mengharapkan langit yang membimbing...
         mendapatkanmu ...

    yang kini  telah... tak ada... diduniaa... selamanya...




    #gambarnya ambil dari google